Langsung ke konten utama

Diusir Suami Dari Rumah, Mertua Menyelipkan Kantong Makanan, Ternyata Isinya


 Pernikahan adalah jalan menuju kebahagiaan Sepasang suami istri tetapi tidak selalu berjalan mulus dengan berbagai masalah salah rumah tangga. Kisah berikut bisa disimak.
Seorang wanita bernama Sinta sudah membangun pernikahan selama 9 tahun bersama suaminya. Awal pernikahan begitu bahagia namun semenjak hamil besar dan lahir putrinya sampai berumur 7 tahun kehidupan rumah tangga begitu kacau. Sinta hanya menjadi ibu rumah tangga sehingga semua kebutuhan memang dipenuhi oleh suaminya namun pertengkaran setiap harinya sering terjadi. Suaminya mulai kasar, bukan hanya kalimat tetapi tangannya juga bergerak berani memukul.
Masalah keluarga yang tak menemui jalan keluar membuat semakin rumit sedang ibu mertua walau tahu tidak bisa berbuat apa-apa. Setelah kejadian itupun sang suami mengajukan perceraian dengan alasan tidak ada kecocokan dan Sinta hanya pasrah karena memang sering bertengkar maka dia rela diceraikan dengan syarat dia menumpang sementara dirumah suaminya sebelum mendapatkan gaji layak sebab selama ini ia hanya ibu rumah tangga.
2 bulan berselang Sinta sudah bekerja meski serabutan tapi sudah ada penghasilan sendiri namun masalah kembali datang dimana dia dan anaknya diusir dengan alasan mantan suami akan menikah lagi. Kala ibu mertuanya melihat namun tak ada ucap satu katapun lantaran selama ini dia tahu anaknya kasar dan berani padanya sehingga saat keadaan sulit sang mertua hanya menyelipkan makanan untuk perjalanan agar anaknya tidak lapar. Ibunya hanya menangis sambil menyuruh mereka segera pergi dari rumah. Dengan tangisan serta sesak didada Sinta bersama anak semata wayangnya menginap di suatu motel. Sesampainya ditempat penginapan ia bingung sebab uangnya tak akan cukup untuk beberapa hari kedepan.
Sambil mengusap air mata Sinta ingat ibunya membawakan makanan disebuah kantong. Setelah dibuka betapa terkejutnya ternyata didalam kantong itu isinya bukan hanya Makanan melainkan tabungan. Saat dibuka didalamnya terdapat tabungan senilai Rp 75juta serta diselipkan password dan ATMnya.
Betapa ia sangat bersyukur saat diusir suaminya sendiri dari rumah ternyata mertua Menyelipkan Kantong nakanan yang ternyata isinya tabungan senilai Rp 75juta.

Kisah diatas mengajarkan kita bahwa saat ada kesulitan pasti akan ada jalan keluar. Pertolongan itu pasti ada. Tetaplah bertahan walaupun keadaan begitu rumit dan menyusahkan menurut kita.
Sumber:islamkandunia.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Waspada , Jika Ada 5 Tanda Ini Berarti Kamu Shalat Bareng Setan

Salat merupakan suatu kewajiban bagi setiap muslim di seluruh dunia ini dengan waktu - waktu yang sudah ditentukan, walau kita banyak waktu untuk melakukannya belum tentu kita bisa khusyuk karena salat dengan khusyuk bukan perkara yang gampang. Untuk melakukan salat khusyuk tidak mudah karena ada saja tindakan atau fikiran yang pada akhirnya mengurangi kekhusyuan dalam menjalankan ibadah salat ini hal ini biasanya kerjaan dan tipu daya dari setan. Sudah kita tahu semau setan akan terus membuat manusia tergoda supaya salat yang dilakukanya tidak sempurna bahkan sampai batal, jika salat yang kamu lakukan sedang di goda setan ternyata ada tandanya yang bisa kita rasakan, berikut ini tanda - tandanya : Was was dalam niat Jika kamu memiliki perasaan was was dalam niat biasanya hal ini akan berlangsung sampai kamu sedang salat, hal ini akan mengakibatkan timbulnya rasa keraguan dalam menjalankan ibadah salatnya, yang biasanya terjadi setelah hal ini adalah lupa rakaat salat dan terkadang jug...

Kenapa Najwa Shihab Tak Berhijab? Ini Alasannya Yang Mengejutkan !

Siapa yang tak kenal Najwa Shihab, namanya sebagai presenter semakin tenar karena mampu membuka dan membeberkan kasus politik di negeri kita beberapa waktu lalu. Karirnya berawal dari presenter acara talkshow salah satu stasiun TV swasta di Indonesia. Namun, sebagai anak wanita dari seorang ulama yang tersohor di Indonesia, banyak yang mempertanyakan cara berpakaian host Mata Najwa di, Trans7 ini. Memang benar, wanita kelahiran Makassar 16 september 1977 ini hidup dalam lingkungan keluarga yang religius dan demokratis. Nana kecil, saat di Makassar, sudah masuk TK Al-Quran. Dia masih ingat betul, kalau melakukan kesalahan, sang guru memukulnya dengan kayu kecil. Sekolah Dasar di Madrasah Ibtidaiyah Nurul Hidayah (1984-1990), lalu SMP Al-Ikhlas, Jeruk Purut, Jakarta Selatan, pada 1990-1993. Dilansir dari Liputan6.com (05/08/2018) Pendidikan keagamaan juga diterapkan secara ketat oleh keluarganya bersama lima orang saudaranya. Sudah menjadi rutinitas, sejak maghrib harus sudah di rumah un...

Sombong Sekali! Danang D'Academy: Saya Artis Asia, Jangan Samakan dengan Artis Banyuwangi!

Kembali terjadi benturan antar pelaku seni di kota Gandrung. Hanya karena ucapan yang dianggap menyinggung, akhirnya malah menimbulkan salah paham dan keributan. Kalimat menyinggung tersebut diucapkan oleh Danang Pradana Dieva atau lebih dikenal dengan nama Danang D'Academy saat bernyanyi menjadi bintang tamu di acara hajatan pernikahan koleganya di Rogojampi, Banyuwangi, pada Minggu (9/9/2018) malam. Seperti yang disampaikan dalam postingan di akun gosip Instagram @nyonya_gosip (18/9/2018), Danang hadir sebagai bintang tamu bersama dengan group musik One Nada. Dalam suasana bahagia itu, orkes One Nada bermain dengan meriah dan diisi oleh beberapa artis Banyuwangi, salah satunya adalah Wandra. Danang dan Wandra tampil begitu kompak dalam menyanyikan lagu berjudul 'Kelangan' sambil diiringi orkes tersebut. Setelah selesai membawakan lagu tersebut, tiba-tiba saja Danang D'Academy melontarkan pertanyaan kepada penonton atas penampilannya di atas panggung. Sayangnya, ucapan...