Langsung ke konten utama

Restoran Ashanty Dapat Teror Berupa Kemenyan dan Kain Kafan


Beberapa waktu lalu penyanyi Ashanty dibuat resah oleh ulah salah satu pengunjung restoran miliknya, Dapur Asix, yang terletak di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Ashanty sempat mengungkapkan kalau restorannya itu didatangi laki-laki misterius yang meletakkan dupa dan menabur rempah-rempah dibungkus tisu di dalam kamar mandi restoran.

Setelah itu, pria aneh ini diduga langsung keluar dari restoran sambil tertawa. Bahkan, para karyawan Dapur Asix juga mencium bau kemenyan di sekitar loker karyawan.

Hal itu diungkapkan oleh Ashanty melalui postingan di Instagram Story miliknya, @ashanty_ash. Ashanty mengunggah bukti chattingan-nya dengan salah satu karyawan Dapur Asix yang melaporkan ulah pengunjung tersebut.

"Jangan takut kita percaya sama Allah. Kita punya Allah, yang namanya gitu pasti ada jalannya," ujar Ashanty dalam postingannya tersebut.

"Namanya gituan percaya enggak percaya. Aku percaya Allah akan melindungi orang-orang benar. Tapi orang seperti kamu dan siapa yang suruh kamu perlu dicari. Supaya sadar dan insaf akan perbuatannya," lanjutnya.

Istri dari Anang Hermansyah ini memang tak tinggal diam. Melalui rekaman CCTV, ia melihat langsung sosok pria misterius tersebut dan meminta pelaku untuk segera datang ke Dapur Asix untuk menjelaskan perbuatannya.

"Jam 3 pagi masuk pas sepi, secara kita buka 24 jam. I got u. Sekarang masih aku tutup muka siapa kamu sampai lihat niat baik kamu. Mending buruan ya nyerahin diri jelasin aja niat kamu. Saya pasti maaafkan dan enggak perpanjang. Karena saya percaya sama Allah. Kalau enggak ya kita lapor dan jadi panjang ya," kata Ashanty dalam postingan Instagram Story miliknya.

Kini, kasus pertama belum selesai, restoran Ashanty kembali mendapat teror. Hal ini kembali diungkapkan Ashanty melalui sesi wawancara dengan beberapa awak media di salah satu restoran Dapur Asix di kawasan Cibitung, baru-baru ini.

Ashanty mengatakan kalau ada seorang pengunjung wanita yang meninggalkan sebuah bungkusan di restoran miliknya. Awalnya, ibu-ibu tersebut datang tanpa ekspresi yang mencurigakan.

Saat membayar makanan, wanita tersebut kemudian meninggalkan sebuah bungkusan. Karyawan Ashanty kemudian memanggil pembeli itu dan mengingatkan soal barangnya yang tertinggal. Namun, diacuhkan.

"Ini kayaknya orang iseng atau nantangin. Jadi ini ada ibu-ibu datang bawa bawang putih tunggal dibungkus kain kafan. Tapi dia pintar enggak maksud naruh. Dia datang ke kasir aku, dan bayar. Cantik orangnya enggak nyangka. Dia bayar cuma satu, habis dia bayar, dia bawa (makanannya). Terus dipanggil mba kasir 'bu, ini ketinggalan'. Dia cuma nengok dan jalan lagi," beber Ashanty seperti dikutip dalam tayangan Cumi-cumi.

Akhirnya, karyawan restoran memutuskan untuk membuka bungkusan mencurigakan tersebut. Isinya pun cukup mengejutkan, yaitu bawang putih dan kain kafan.

"Bawang putih tunggal dan kain kafan itu kan aneh banget. Pokoknya itu dua hari kejadian setelah outlet Menteng (pengunjung bakar dupa). Pokoknya aneh banget deh," tandas Ashanty.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Waspada , Jika Ada 5 Tanda Ini Berarti Kamu Shalat Bareng Setan

Salat merupakan suatu kewajiban bagi setiap muslim di seluruh dunia ini dengan waktu - waktu yang sudah ditentukan, walau kita banyak waktu untuk melakukannya belum tentu kita bisa khusyuk karena salat dengan khusyuk bukan perkara yang gampang. Untuk melakukan salat khusyuk tidak mudah karena ada saja tindakan atau fikiran yang pada akhirnya mengurangi kekhusyuan dalam menjalankan ibadah salat ini hal ini biasanya kerjaan dan tipu daya dari setan. Sudah kita tahu semau setan akan terus membuat manusia tergoda supaya salat yang dilakukanya tidak sempurna bahkan sampai batal, jika salat yang kamu lakukan sedang di goda setan ternyata ada tandanya yang bisa kita rasakan, berikut ini tanda - tandanya : Was was dalam niat Jika kamu memiliki perasaan was was dalam niat biasanya hal ini akan berlangsung sampai kamu sedang salat, hal ini akan mengakibatkan timbulnya rasa keraguan dalam menjalankan ibadah salatnya, yang biasanya terjadi setelah hal ini adalah lupa rakaat salat dan terkadang jug...

Kenapa Najwa Shihab Tak Berhijab? Ini Alasannya Yang Mengejutkan !

Siapa yang tak kenal Najwa Shihab, namanya sebagai presenter semakin tenar karena mampu membuka dan membeberkan kasus politik di negeri kita beberapa waktu lalu. Karirnya berawal dari presenter acara talkshow salah satu stasiun TV swasta di Indonesia. Namun, sebagai anak wanita dari seorang ulama yang tersohor di Indonesia, banyak yang mempertanyakan cara berpakaian host Mata Najwa di, Trans7 ini. Memang benar, wanita kelahiran Makassar 16 september 1977 ini hidup dalam lingkungan keluarga yang religius dan demokratis. Nana kecil, saat di Makassar, sudah masuk TK Al-Quran. Dia masih ingat betul, kalau melakukan kesalahan, sang guru memukulnya dengan kayu kecil. Sekolah Dasar di Madrasah Ibtidaiyah Nurul Hidayah (1984-1990), lalu SMP Al-Ikhlas, Jeruk Purut, Jakarta Selatan, pada 1990-1993. Dilansir dari Liputan6.com (05/08/2018) Pendidikan keagamaan juga diterapkan secara ketat oleh keluarganya bersama lima orang saudaranya. Sudah menjadi rutinitas, sejak maghrib harus sudah di rumah un...

Astaga, Peserta KDI Yang Di Usir Iis Dahlia Ternyata Bukan Orang Sembarangan! Ini Faktanya

Setelah viral acara pengusiran peserta KDI yang dilakukan oleh Iis Dahlia beberapa waktu yang lalu, kini fakta barupun muncul kepermukaan. Tak banyak yang tahu, siapa sangka jika Waode bukanlah orang-orang biasa. Namun gadis 16 tahun itu adalah seorang keturunan bangsawan. Waode Sofia yang bersal dari sebuah kota kecil tepatnya di Bau-bau ternyata adalah seorang bangsawan. Hal ini dikrenakan Waode Sofia memiliki gelar pada namanya, yakni Ode. Ode sendiri merupakan gelar bangsawan dari kesultanan Buton. Kesultanan Buton sendiri dahulu kala berdiri di Kota Bau-Bau. Mungkin tak banyak yang mengetahui, jika peserta audisi yng membuat heboh ini ternyata merupakan seorang keturunan bangsawan. Pemberian nama La Ode sendiri adalah untuk mengidentifikasi jika yang bersangkutan merupakan seorang keturunan bangsawan Buton. Hal ini dilakukan untuk mempermudah dalam mencari penerus kesultanan Buton yang dikemudian hari akan ditunjuk untuk menggantikan Sultan. Seperti yang diketahui ...